📢   📢   ⏩

Apa itu SEO? Pengertian, Jenis, dan Cara Kerja SEO

Apa itu SEO Pengertian Jenis dan Cara Kerja SEO

Apakah Anda pernah bertanya-tanya kenapa website pesaing Anda muncul di halaman pertama hasil pencarian Google, sementara website Anda tersembunyi di balik puluhan halaman lainnya?

Alasannya sederhana: mereka memanfaatkan kekuatan SEO atau Search Engine Optimization. Tapi, apa itu SEO? Mari kita selami lebih dalam.

“SEO adalah proses mengoptimalkan website Anda agar mesin pencari dapat memahaminya dengan lebih baik dan memberikan hasil yang relevan kepada pengguna.”

Pentingnya SEO tidak bisa diabaikan. SEO adalah salah satu strategi pemasaran digital yang efektif dan efisien. Tapi, bagaimana cara kerjanya? Dan bagaimana Anda bisa memanfaatkannya?

Dalam artikel ini, kita akan membahas segala hal tentang SEO, mulai dari pengertian, cara kerja, faktor-faktor yang mempengaruhi peringkat, jenis-jenis SEO, hingga tips dan trik untuk meningkatkan SEO website Anda.

Jenis-jenis SEO

SEO, atau Search Engine Optimization, adalah suatu strategi yang digunakan untuk meningkatkan visibilitas dan peringkat sebuah website di mesin pencari.

Namun, apakah Anda tahu bahwa SEO itu sendiri memiliki berbagai jenis? Mari kita bahas beberapa jenis SEO yang paling umum digunakan.

Berikut deskripsi singkat jenis-jenis SEO beserta fokus utamanya.

On-page SEO Off-page SEO Technical SEO Local SEO
Konten Link building Kecepatan loading Keyword lokal
Optimasi keyword Influencer marketing Schema markup Profil bisnis
Title tag Media sosial Internal link Ulasan pelanggan
Image alt text Forum Sertifikat SSL Konten lokal

Di bawah ini adalah penjelasan satu per satu agar lebih paham lebih dalam.

1. SEO On-Page

SEO On-Page merujuk pada optimasi yang dilakukan langsung pada halaman website itu sendiri. Ini mencakup berbagai elemen seperti judul halaman, meta deskripsi, struktur URL, konten halaman, dan lainnya.

Tujuannya adalah untuk membuat halaman lebih relevan dengan kata kunci yang ditargetkan, sehingga bisa mendapatkan peringkat lebih tinggi di mesin pencari.

Berikut hal-hal yang termasuk dalam SEO on-page:

  1. Konten
    Google memandang kualitas konten melalui lensa E-A-T (expertise, authoritativeness, dan trustworthiness). Kualitas konten yang tinggi, yang ditulis oleh penulis yang dipercaya dan dipublikasikan di situs web yang memiliki reputasi baik, akan mendapatkan prioritas yang lebih tinggi. Jadi, jika Anda ingin situs web Anda berada di halaman pertama Google, pastikan konten Anda memenuhi kriteria ini.
  2. Optimasi keyword
    Penambahan kata kunci membantu algoritma mesin pencari mengidentifikasi informasi Anda. Kami menyarankan Anda untuk mencari kata kunci target menggunakan alat SEO, seperti Ahrefs Keywords Explorer atau Google Keyword Planner. Setelah itu, ciptakan konten yang mengandung kata kunci tersebut, namun pastikan penggunaannya alami dan tidak berlebihan untuk menghindari keyword stuffing.
  3. Title tag
    Ciptakan title tag atau judul halaman (page title) yang unik dan menarik untuk menarik lebih banyak klik. Lalu, tambahkan kata kunci di judul untuk meningkatkan traffic organik.
  4. Header tag
    Memudahkan pembaca dan web crawler dengan membagi konten ke dalam berbagai segmen menggunakan header. Header ini membantu mesin pencari menampilkan informasi yang relevan dengan intent pencarian pengguna, sehingga selain membuat konten Anda terlihat rapi, header juga dapat meningkatkan performa situs Anda di Google.
  5. Image alt text
    Deskripsi gambar atau alt text memiliki peran penting dalam SEO. Alt text menjelaskan isi gambar dan membantu mereka yang memiliki keterbatasan penglihatan. Alt text juga memberi informasi kepada mesin pencari bahwa gambar tersebut merupakan bagian dari konten Anda, sehingga meningkatkan peluang Anda muncul di posisi atas dalam hasil pencarian gambar Google.
  6. Meta description
    Meta description berada tepat di bawah judul halaman dan biasanya singkat, hanya terdiri dari beberapa karakter yang mengandung kata kunci. Meta description yang baik akan menarik lebih banyak klik dan mengurangi bounce rate, terutama jika informasinya sesuai dengan yang dicari pengguna internet.

2. SEO Off-Page

Sebaliknya, SEO Off-Page mencakup strategi yang dilakukan di luar website Anda, seperti backlink, social media, dan lainnya.

Tujuannya yaitu untuk meningkatkan otoritas dan reputasi website di mata mesin pencari. Dengan reputasi yang baik, mesin pencari akan lebih percaya dan cenderung menampilkan website Anda di hasil pencarian.

Contoh SEO Off-Page

SEO Off-Page memainkan peran penting dalam rangking mesin pencari.

Oleh karena itu, penting untuk memahami berbagai teknik yang dapat digunakan. Berikut adalah beberapa contoh dari SEO Off-Page dan penjelasannya:

  • Backlink: Backlink adalah tautan yang mengarah ke website Anda dari website lain. Backlink berkualitas tinggi dapat meningkatkan otoritas domain Anda, yang penting untuk peringkat SEO. Ada beberapa cara untuk mendapatkan backlink, seperti melalui outreach blogger, guest posting, dan menciptakan konten yang menarik dan bermanfaat yang orang ingin bagikan.
  • Social Media: Walaupun pengaruh media sosial terhadap peringkat SEO tidak langsung, namun media sosial dapat membantu meningkatkan visibilitas dan lalu lintas situs Anda. Anda dapat menggunakan platform seperti Facebook, Twitter, dan LinkedIn untuk memasarkan konten Anda dan menarik lebih banyak pengunjung ke situs web Anda.
  • Guest Posting: Guest posting adalah praktik menulis dan menerbitkan artikel di blog atau website orang lain. Ini adalah cara efektif untuk mendapatkan backlink berkualitas dan menjangkau audiens yang lebih luas.

Selalu ingat, tujuan utama SEO Off-Page adalah untuk membangun otoritas dan reputasi online website Anda, yang akan membantu meningkatkan peringkat mesin pencari Anda.

3. Technical SEO

Technical SEO adalah jenis SEO yang berfokus pada aspek teknis dari website, seperti kecepatan loading halaman, struktur website, pengalaman pengguna, dan penyesuaian untuk mobile.

Meski tidak langsung berhubungan dengan konten, Technical SEO sangat penting karena bisa mempengaruhi bagaimana mesin pencari mengindeks dan memahami situs Anda.

Jika Anda ingin website Anda muncul di halaman pertama hasil pencarian, penting untuk memastikan bahwa aspek teknisnya teroptimasi dengan baik.

Namun, tidak hanya itu, technical SEO juga berperan dalam meningkatkan kenyamanan pengguna saat mereka menjelajahi website Anda.

Jadi, pastikan website Anda aman dan memiliki waktu loading yang cepat agar Google dan pengunjung tetap tertarik pada website Anda.

Meliputi apa saja technical SEO:

Optimisasi Struktur Website

Salah satu technical SEO yang penting adalah optimisasi struktur website. Hal ini mencakup pengaturan URL yang ramah SEO, penggunaan tag heading yang tepat, serta pengoptimalan struktur internal link pada website.

Optimalisasi Kecepatan Website

Kecepatan website merupakan faktor penting dalam SEO. Website yang lambat dapat mengurangi pengalaman pengguna dan menyebabkan penurunan peringkat di mesin pencari. Untuk meningkatkan kecepatan website, Anda dapat melakukan kompresi gambar, mengoptimalkan kode, dan menggunakan caching.

Pengaturan Robots.txt dan Sitemap

Robots.txt adalah file teks yang memberikan instruksi kepada mesin pencari tentang halaman yang harus diindeks atau diabaikan.

Sitemap, di sisi lain, adalah file XML yang memberi tahu mesin pencari tentang halaman-halaman penting dalam website Anda.

Memastikan pengaturan yang tepat dari file robots.txt dan sitemap dapat membantu mesin pencari memahami struktur website Anda dengan lebih baik.

Optimalisasi Mobile-Friendly

Dalam era mobile, penting untuk memastikan bahwa website Anda ramah terhadap perangkat mobile. Pastikan desain responsif, waktu muat yang cepat, dan navigasi yang mudah digunakan pada perangkat mobile.

Mesin pencari memberi nilai tambah pada website yang dapat memberikan pengalaman pengguna yang baik di perangkat mobile.

Optimisasi Keamanan Website

Keamanan website juga merupakan faktor penting dalam SEO. Pastikan website Anda menggunakan protokol HTTPS yang aman, menginstal sertifikat SSL, dan melindungi website dari serangan malware atau hacking.

Website yang aman memberikan kepercayaan kepada pengguna dan mesin pencari.

4. Local SEO

Local SEO adalah taktik yang diaplikasikan untuk memperkuat kehadiran bisnis Anda dalam pencarian berbasis lokasi. Melalui taktik ini, Anda bisa memasarkan brand, produk, dan layanan Anda kepada komunitas atau penduduk lokal.

Sebagai ilustrasi, saat Anda mencari “kopi lezat Jakarta” atau “toko makanan kucing terdekat”, Google akan memanfaatkan alamat IP Anda untuk menentukan posisi Anda dan menunjukkan hasil pencarian yang relevan.

Hasil pencarian biasanya ditampilkan dalam format peta dan tiga bisnis yang paling unggul.

Contoh Local SEO Toko Makanan Kucing Terdekat
Sumber Gambar: SatuSEO

Misalnya, jika Anda mencari “toko makanan kucing terdekat”, Google akan menampilkan tiga petshop teratas lengkap dengan rating dan informasi lokasi melalui Google Maps.

Berikut beberapa poin yang harus diperhatikan ketika ingin menerapkan strategi local SEO:

Google Business Profile / Google My Business (GMB)

Peta yang ditunjukkan di search result lokal diambil dari profil GMB. Jadi, Anda harus buat akun terlebih dulu.

Berikan data yang lengkap dan akurat, seperti nama, alamat, dan nomor telepon usaha. 

Data ini nantinya memengaruhi peringkat SEO.

Di samping itu, peringkat profil GMB juga akan ditentukan dari jarak lokasi usaha Anda ke lokasi calon pembeli, keunggulan, dan kesesuaian kata kunci pencarian. 

Lakukan riset kata kunci lokal

Buatlah sebuah daftar yang berisi kata kunci yang menggambarkan produk atau layanan yang Anda tawarkan, kemudian tambahkan lokasi.

Sebagai contoh, kata kunci ‘kopi enak’ ditambahkan dengan lokasi ‘Jakarta’. Untuk mempermudah dan mempercepat proses ini, Anda dapat memanfaatkan alat SEO, seperti Ahrefs.

Alat ini akan membantu Anda dalam mengevaluasi kualitas kata kunci yang Anda targetkan berdasarkan volume pencarian dan tingkat kesulitannya.

Konten yang menyasar market lokal

Dominasi pasar lokal dengan menciptakan konten yang khusus dan merespons pertanyaan dari pendengar Anda.

Sebagai contoh, jika Anda mengelola bisnis kopi, ciptakanlah konten yang mengulas tentang sejarah kopi, ketertarikan komunitas lokal terhadap kopi, bagaimana memilih biji kopi berkualitas terbaik, dan sebagainya.

Ulasan pelanggan

Ulasan mencerminkan tingkat kepercayaan terhadap bisnis Anda dan juga menjadi pertimbangan Google.

Ajaklah konsumen Anda untuk memberikan ulasan, bisa melalui email atau dengan menyediakan laman khusus untuk review.

Mengingat Google juga memperhatikan ulasan dari pihak ketiga, penting untuk Anda selalu memonitor ulasan online tentang bisnis Anda.

Perbedaan SEO vs SEM

Strategi SEO dan SEM memiliki perbedaan dalam cara mereka mencapai hasil di mesin pencari. SEO adalah upaya yang dilakukan secara organik untuk meningkatkan peringkat website di hasil pencarian.

Sedangkan SEM menggunakan strategi berbayar dengan memasang iklan agar website muncul di halaman awal mesin pencari.

SEO membutuhkan waktu dan konsistensi karena mengandalkan traffic organik, sedangkan SEM dapat memberikan hasil yang lebih cepat dengan menggunakan traffic berbayar.

Secara lebih detail:

  • SEO mengandalkan traffic organik dari mesin pencari seperti Google atau Bing, dan membutuhkan waktu dan upaya yang konsisten untuk mencapai hasil.
  • SEM menggunakan traffic berbayar melalui iklan yang dipasang di platform seperti Google Ads, dan hasilnya bisa langsung terlihat.

Meskipun berbeda, SEO dan SEM saling melengkapi. SEO yang baik akan menjadi dasar yang kuat untuk strategi SEM yang sukses.

Sebagai contoh, optimasi menggunakan kata kunci yang tepat akan meningkatkan skor kualitas Google dan meningkatkan visibilitas website.

Cara Kerja SEO

Search engine memiliki tiga tahapan penting dalam mengumpulkan, mengelola, dan menampilkan informasi. Inilah cara kerja SEO yang perlu kamu ketahui:

  1. Crawling.
    Search engine menggunakan web crawler, juga dikenal sebagai spiderbots atau bots, untuk mencari dan mengumpulkan informasi agar halaman website bisa diindeks. Web crawler ini akan menjelajahi website seperti laba-laba yang mencari tautan dan konten baru.
  2. Indexing.
    Setelah informasi dikumpulkan oleh web crawler, tahapan ini akan memproses dan mengindeks halaman-halaman website. Search engine akan mempertimbangkan berbagai faktor seperti kata kunci dan kebaruan konten. Halaman website yang telah diindeks akan tersedia dalam database search engine.
  3. Ranking.
    Search engine akan menampilkan hasil pencarian berdasarkan relevansi. Halaman website yang paling relevan dengan kata kunci akan muncul di urutan teratas. Faktor-faktor seperti kualitas konten, otoritas domain, dan pengalaman pengguna juga mempengaruhi peringkat SEO.

Manfaat SEO

Tahukah Anda bahwa lebih dari setengah (53,3%) dari semua lalu lintas website berasal dari pencarian organik?

Itu sebabnya SEO sangat penting dalam strategi pemasaran online Anda. Dengan mengoptimalkan website Anda untuk mesin pencari, Anda memiliki peluang besar untuk mengubah pengunjung menjadi pembeli.

Namun, memahami apa itu SEO saja tidaklah cukup. Anda perlu menerapkan strategi yang tepat dan mengoptimasi berbagai bagian website Anda agar sesuai dengan algoritma pencarian yang terus berubah.

SEO merupakan kumpulan strategi yang bertujuan untuk meningkatkan visibilitas website Anda di mesin pencari. Semakin tinggi peringkatnya, semakin banyak lalu lintas yang akan datang.

Hal ini sangat penting, terutama bagi website bisnis Anda. Dengan meningkatkan peringkat SEO Anda, brand Anda akan menjadi lebih dikenal dan Anda akan melihat peningkatan penjualan dan pendapatan.

Algoritma Google mempertimbangkan berbagai faktor SEO ketika menampilkan hasil pencarian. Jika website Anda berhasil mencapai peringkat teratas, kredibilitas brand bisnis Anda juga akan meningkat.

Faktor Penting dalam Search Engine Optimization

Mesin pencari Google menerima dan memproses lebih dari 6,5 miliar permintaan pencarian setiap hari.

Oleh karena itu, berada di peringkat pertama atau setidaknya masuk dalam 10 besar di halaman pertama akan meningkatkan jumlah pengunjung ke situs web Anda.

Perubahan dalam peringkat ditentukan oleh beberapa faktor SEO yang terus diperbaharui sejalan dengan pembaruan algoritma pencarian.

Tujuan dari pembaruan ini adalah untuk memastikan bahwa konten yang ditampilkan sesuai dengan apa yang dicari oleh pengguna internet.

Berikut faktor ranking dan indikator utama SEO:

  1. Kecepatan loading (page speed)
    Ini merujuk pada durasi yang diperlukan sebuah situs web untuk dimuat sepenuhnya. Kecepatan muat yang lebih tinggi berarti peringkat yang lebih baik di mesin pencari. Oleh karena itu, Anda harus secara rutin memeriksa performa situs Anda dengan alat seperti PageSpeed Insights Google atau Pingdom Speed Test.

    Apa itu SEO Pagespeed Insight Google
    Sumber Gambar: SatuSEO
  2. Mobile-friendly
    Sebuah situs web dianggap responsif jika ukurannya otomatis menyesuaikan dengan ukuran layar perangkat yang digunakan untuk menjelajah, seperti tablet atau smartphone. Anda dapat menggunakan Google Mobile-Friendly Test untuk mengevaluasi tingkat responsivitas desain situs Anda.
  3. Kualitas konten
    Buatlah konten yang relevan, spesifik, dan memenuhi kebutuhan pembaca. Perhatikan panjang, struktur, kata kunci yang digunakan, dan informasi yang disampaikan. Ini adalah faktor yang akan dievaluasi oleh Google. Konten yang unik dan asli akan menarik lebih banyak pengunjung dan meningkatkan visibilitas situs web Anda.
  4. Backlink
    Apakah Anda sering melihat artikel di media online yang menyertakan link, misalnya ke Wikipedia? Link dari artikel tersebut yang mengarah ke Wikipedia disebut backlink, atau juga dikenal sebagai inbound link. Jika banyak blog dan situs web yang menyertakan link situs web Anda dalam konten mereka, itu berarti situs Anda dianggap sebagai sumber yang relevan. Backlink berkualitas, yang tentunya berasal dari situs web tepercaya, akan mempengaruhi performa situs Anda di mesin pencari.
  5. User experience
    Bounce rate dan dwell time adalah dua dari banyak faktor yang diukur Google untuk menilai kenyamanan pengunjung saat berada di situs Anda. Jika tidak ada pengunjung yang tinggal lama, Google akan menganggap situs web Anda tidak relevan. Sebaliknya, jika pengunjung bersedia menghabiskan waktu lebih lama, Google akan menilai informasi di situs Anda relevan dan bermanfaat.
  6. Keamanan website
    Indikator ini mencakup semua upaya untuk melindungi situs web dan pengunjung dari ancaman online. Selain itu, penggunaan HTTPS dalam URL juga menjadi standar keamanan. Situs web yang ditandai sebagai Not Secure tidak akan dipercaya oleh mesin pencari dan pengunjung. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap webmaster untuk mengaktifkan sertifikat SSL.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan untuk SEO

Anda harus berhati-hati dalam menentukan strategi SEO Anda. Jika Anda memilih strategi yang salah atau menggunakan metode yang sudah usang, bukan hanya peringkat situs web Anda yang akan terpengaruh, tetapi juga lalu lintas dan konversi.

Ada beberapa aspek penting yang harus Anda perhatikan dalam SEO, seperti penggunaan kata kunci long-tail, pembuatan konten yang sesuai dengan niat pencarian pengguna, mendapatkan backlink, dan selalu memantau perubahan atau pembaruan pada algoritme Google.

Algoritme Google baru-baru ini telah memasukkan pengalaman pengguna situs web sebagai faktor penting dalam SEO.

Salah satu aspek dari pengalaman pengguna ini adalah Core Web Vitals, yaitu serangkaian metrik yang mengukur waktu pemuatan, interaktivitas, dan stabilitas visual situs web.

Core Web Vitals mencakup tiga metrik utama:

  1. Largest Contentful Paint (LCP) – ini mengukur berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memuat konten terbesar pada halaman, termasuk gambar dan video. Waktu pemuatan yang ideal adalah 2,5 detik.
  2. First Input Delay (FID) – ini mengukur berapa lama waktu yang dibutuhkan dari saat pengguna pertama kali berinteraksi dengan halaman, seperti mengklik tautan atau menekan tombol, hingga browser mulai memproses permintaan tersebut. FID yang ideal adalah kurang dari 100 milidetik.
  3. Cumulative Layout Shift (CLS) – ini menghitung total pergeseran layout yang tidak diharapkan pada halaman selama fase pemuatan. CLS bertujuan untuk mencegah pengunjung mengklik elemen yang tiba-tiba berubah posisi. Untuk pengalaman pengguna terbaik, situs web harus memiliki skor CLS kurang dari 0,1.

Website Untuk Belajar SEO

Selain satuseo, ada beberapa tempat untuk belajar SEO diantaranya:

  1. Blog Google Webmaster Central. Blog ini secara rutin menyajikan berita terkini tentang perubahan algoritma Google, tren SEO terbaru, praktik SEO, dan fitur terkini di Google Search serta pembaruan inti.
  2. Ahrefs. Blog Ahrefs berisi banyak artikel dan panduan tentang SEO dan pemasaran. Kontennya selalu diperbarui dan ditulis oleh ahli SEO dan praktisi pemasaran.
  3. MOZ. Selain menyediakan alat dan perangkat lunak SEO, Moz juga memiliki blog dan pusat belajar yang memberikan tips dan trik SEO, data pasar terbaru, dan berbagai topik untuk meningkatkan keterampilan pemasaran Anda.
  4. Search Engine Journal. Situs ini menyediakan informasi, analitik, dan panduan SEO terbaru. Kontennya bervariasi, mulai dari tips SEO untuk pemula hingga strategi dan praktik SEO tingkat lanjut. Situs ini juga menawarkan eBook, podcast, dan webinar.
  5. Search Engine Roundtable. Situs ini mengumpulkan berbagai thread dari forum SEO dan menyajikan informasi terkait yang lebih rinci. Sehingga, pengguna dapat belajar topik SEO terbaru dari banyak forum berbeda hanya di satu tempat.
  6. Backlinko. Blog pemasaran ini sangat populer di kalangan praktisi SEO. Di dalamnya, Anda dapat menemukan pelatihan SEO dan strategi pembangunan link. Konten Backlinko juga sangat membantu bagi pengguna yang ingin mengembangkan bisnis online mereka. Topiknya bervariasi, mulai dari tips dan teknik SEO, hingga studi kasus.

Kesimpulan

Dalam tulisan ini, Anda telah memahami konsep SEO dan segala aspek terkait. SEO merupakan upaya berkelanjutan yang penting untuk menjaga kinerja situs web.

Ada berbagai faktor dan strategi yang harus diperhatikan, dan tentu saja harus disesuaikan dengan algoritma yang tampaknya akan terus diperbaharui.

Situs web yang dioptimalkan SEO akan lebih mudah ditemukan. Ini akan berdampak pada peningkatan trafik yang datang.

Berikut adalah pengingat kami tentang berbagai jenis SEO:

  • SEO On-page – berpusat pada elemen konten di halaman situs web, seperti image-alt, title tag, dan meta description.
  • SEO Off-page – melibatkan upaya yang dilakukan di luar situs web, seperti link building, outreach marketing, dan guest post.
  • SEO Teknikal – mencakup aspek teknis untuk mengoptimalkan kecepatan loading, kompatibilitas situs web dengan perangkat, keamanan, dan kemudahan penggunaan atau usability.
  • SEO Lokal – Strategi SEO yang ditujukan untuk meningkatkan visibilitas situs web dalam hasil pencarian lokal.

Untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang dari SEO, terapkan strategi, faktor, dan praktik terbaru dalam mengoptimalkan situs web Anda.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Tinggalkan Balasan

ABOUT AUTHOR

Satu SEO

Kami menyediakan jasa SEO terbaik dengan cepat dan bergaransi

FOLLOW US ON
Facebook
Pinterest
WhatsApp
LinkedIn
Twitter